Dinirosalina’s Here

June 11, 2008

Kenapa Oriflame….

Filed under: Bisnis, Oriflame — Tags: , , , , , — dinirosalina @ 7:03 am

Ini aku kutip dari Upline2 ku tercinta …..

  1. PERUSAHAAN : Besar, Bonafid, Bagus, Aman dan TErpercaya …. Oriflame berdiri tahun 1967, ada dilebih dari 50 negara didunia. Perusahaan Direct Selling Kosmetik nomer 1 di dunia.
  2. PRODUk : Pangsa pasar yang luas (semua orang membutuhkan kosmetik laki-laki, wanita, tua dan muda) . Mudah dijual dan repeat order tinggi. Harga yang terjangkau. Oriflame menjamin semua produknya terbuat dari bahan-bahan alami dan tidak diuji cobakan pada hewan.
  3. PLAN / SYSTEM : Penjualan yang unik, gabungan antara direct selling dan Multi Level Marketing. System yang mudah diduplikasi.
  4. PEOPLE : Anda bisa menjadi begitu istimewa dan berbeda karena didukung pelatihan-pelatihan yang berkwalitas dari oriflame dan Dbc-Network dan Boss Family.

June 5, 2008

Promo Rekrut Oriflame Bulan Juni

Filed under: Bisnis, Oriflame — Tags: , , , — dinirosalina @ 2:54 am

Wuahhh, oriflame promo lagi nihh … kalo yang ini, untuk member … Tapi kalo sekarang ini niihhh… khusus yang belom jadi member tapi ingin jadi member.

Caranya Gampang banget … Dengan mendaftar sebagai Consultant Oriflame hanya Rp. 30.000

isi data kamu disini lalu klik “gabung bersama dbc-netwrok”

Lalu..lakukan order BP pertama kamu Rp. 250.000 dan dapatkan tas secara GRATIS!!

Berlaku bagi mereka yang mendaftar dan melakukan order pertamanya selama berlakunya program 2-30 Juni 2008

Rekrut Juni

May 29, 2008

BISNIS ADALAH SOAL TRUST

Filed under: Bisnis — Tags: , , , — dinirosalina @ 7:35 am

Tak sedikit orang yang kalau ditanya kenapa tidak tertarik memulai bisnis sendiri, jawabannya selalu ‘tidak punya modal uang untuk memulai’. Demikian juga, kalau ada orang atau kawan yang sukses membangun bisnisnya, cenderung mengatakan ‘ ya terang saja dia sukses karena dia punya modal uang yang cukup. Yang terang saja bapaknya dia
kan anu, mertuanya begini begini… dan sebagainya”. Pendeknya, banyak yang mengidap keyakinan bahwa modal uang adalah segalanya dalam kesuksesan membangun bisnis. Kunci suksesnya sangat ditentukan pada besarnya kepemilikan modal uang ini.

Sesungguhnya kalau kita tanya ke pengusaha sukses yang benar-benar sukses – bukan pengusaha karbitan — modal uang itu memang penting, namun bukan segala-galanya. Modal bukan satu-satunya penentu sukses. Bahkan, dalam kenyataanya tak sedikit pengusaha yang sukses mesti tanpa dukungan modal yang cukup. Kenapa? Karena, bagi mereka, yang terpenting dalam bisnis adalah membangun nama baik dan trust ( di
hadapan mitra bisnis, konsumen, supplier, mitra pemodal, dll). Sudah banyak bukti, banyak orang yang sebenarnya tidak punya uang modal, tapi karena punya keahlian pada suatu bidang dan ia dipercaya oleh orang alias ada orang lain yg trust kepadanya sehingga kemudian menawari modal untuk memulai usaha. Jadi bukannya meminta, malah ditawari modal.

Sejauh pengamatan saya bertemu pengusaha sukses dari perlbagai kalangan, pebisnis yang punya pola pikir ‘modal uang adalah segalanya’ justru kemampuan untuk survive-nya lebih lemah dari yang lebih mengedepankan kerja keras dan membangun trust. Lihatlah bisnis anak-anak pejabat atau anak politisi yang biasanya hanya punya masa
jaya ketika orang tua atau patronnya masih berjaya di politik atau pemerintahan. Ketika orang tuanya masih berjaya di panggung politik atau pemerintahan, si anak mudah cari modal. Bisa minta si A, Si B, menekan sana-sini, bahkan kalaupun pinjam kredit ke bank juga lebih dimudahkan. Namun ketika orang tua atau patronnya lengser, ia menjadi
kehilangan separoh lebih daya saingnya (competitiveness) sehingga bisnisnya pun makin memudar. Saya kira banyak sekali contoh seperti itu, bahkan mungkin sangat dekat dengan lingkungan anda atau mungkin malah kawan anda sendiri.

Saya sendiri saja tidak mengeluarkan modal uang sepeser pun untuk membuka usaha warnet yang sekarang kami punya. Padahal kami memiliki saham 30% dari seluruh asset perusahaan. Modalnya adalah kepercayaan, nama baik dan tanggung jawab, itu modal utama kami.

Disini pesannya, modal uang bukan segalannya. Dalam membangun bisnis yang lebih penting adalah memupuk nama baik dan trust. Anda boleh saja bangkrut dan kehabisan modal, tapi percayalah, Anda masih bisa bangkit bermodalkan nama baik dan trust orang lain kepada Anda. Saya kira sangat banyak contoh akan hal ini.

Blog at WordPress.com.